Bakti Sosial RSUD Al Ihsan “Berbagi Senyum Menggapai Impian”

Bakti Sosial RSUD Al Ihsan "Berbagi Senyum Menggapai Impian"
RSUD Al Ihsan

Katalisnet — Bakti sosial Operasi Bibir Sumbing dan langit-langit dilakukan RSUD Al Ihsan dalam rangka promotif dan pengabdian rumah sakit kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan secara secara massal dan gratis pada hari Sabtu, 24 Oktober 2020.

Kegiatan yang diketuai oleh Achmad Mauludin, drg. SpBM ini, terselenggara berkat kerjasama bagian Bedah Mulut RSUD Al Ihsan provinsi Jawa Barat dengan Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit-langit (YPPCBL) Bandung dan Persatuan Ahli Bedah Mulut & Maksilofasial Indonesia (PABMI) Wilayah Jawa Barat.

Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing secara Gratis ini merupakan Agenda rutin yang dilaksanakan satu kali dalam setiap tahunnya.

Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Massal secara Gratis tahun 2020 ini merupakan acara bakti sosial yang ke tiga kalinya.

Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing secara Gratis diawali tahun 2018 dan kedua tahun 2019. Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing tahun 2020 ini dilaksanakan bertepatan dengan peresmian pembukaan 3 ruang operasi baru oleh Direktur RSUD AL IHSAN PROVINSI JAWA BARAT dr Dewi Basmala. MARS.

Baca Juga

Pada saat ini ruang operasi di Instalasi Bedah Sentral RSUD AL IHSAN PROVINSI JAWA BARAT berjumlah 7 kamar operasi, terdiri dari 4 kamar operasi lama dan 3 kamar operasi baru dengan design terbaru yang memberikan nuansa lebih sejuk dan menenangkan,

Adapun Jumlah pasien yang terjaring mengikuti acara baksos bibir sumbing ini sebanyak   15 pasien, yang terdiri dari 5 pasien celah bibir (bibir Sumbing) dan 10 pasien celah langit-langit.

Rata-rata usia pasien bibir sumbing berkisar 3 bulan sampai dengan 1 tahun, sedangkan pasien celah langit-langit berkisar 1,5 tahun hingga 12 tahun.

Penjaringan pasien yang mengikuti acara bakti sosial ini diutamakan pada pasien-pasien yang belum pernah dilakukan operasi celah bibir dan langit-langit serta dinyatakan sehat dan bebas covid 19.

Acara Baksos bibir sumbing ini juga dilakukan dengan screening pemeriksaan TEST SWAB Covid 19 dan mengikuti standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Sebagai eduksi bersama, bibir sumbing merupakan kondisi kelainan bawaan yang ditandai dengan adanya celah atau belahan pada bibir atas.

Celah tersebut dapat terjadi pada bibir atas bagian tengah, sisi kanan atau kiri bibir. Selain di bibir, celah juga dapat mengenai bagian langit-langit rongga mulut, keadaan ini sering disebut celah bibir (sumbing) langit-langit.

Bibir sumbing dan celah langit-langit dapat terjadi sendiri atau bersamaan pada orang yang sama. Kondisi celah bibir dan langit-langit ini dapat terjadi pada awal pembentukan janin ibu hamil sekitar minggu ke-5 hingga minggu ke-12 masa kehamilan.

Kelainan ini dapat disebabkan karena faktor genetik keturunan dan juga akibat faktor paparan lingkungan selama kehamilan.

Prevalensi terjadinya celah bibir dan celah langit-langit sekitar 1 dari setiap 1000 kelahiran. Di indonesia tingkat terjadinya celah pada bibir dan langit-langit cukup tinggi dan membutuhkan perhatian khusus dalam mengatasi keadaan tersebut.

Adapun Komplikasi yang dapat terjadi pada kelainan celah bibir dan langit-langit  apabila tidak dilakukan operasi penutupan celah tersebut, dapat terjadi:

  1. Kesulitan makan
  2. Infeksi telinga dan kehilangan pendengaran
  3. Keterlambatan berbicara dan berbahasa
  4. Masalah pertumbuhan gigi geligi
  5. Masalah Psikologis, bagi penderitanya juga apabila tidak di operasi maka yang bersangkutan mengalami gangguan emosi dan merasa kurang percaya diri dalam pergaulan bermasyarakat.

Pengobatan bibir sumbing dan celah langit-langit dapat ditangani dengan cara pembedahan. Adapun tujuan dari operasi bibir sumbing dan celah langit-langit adalah memperbaiki kemampuan anak dalam makan dan minum.

Bakti Sosial RSUD Al Ihsan "Berbagi Senyum Menggapai Impian"
RSUD Al Ihsan

Selain itu, operasi bibir sumbing juga bertujuan agar anak dapat berbicara dan mendengar secara baik, serta memiliki penampilan wajah seperti normal sehingga secara psikologis dapat lebih percaya diri dalam pergaulan di masyarakat.

Saat ini RSUD Al Ihsan telah memiliki dokter tetap spesialis bedah mulut sehingga dapat memberikan pelayanan pengobatan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit secara komprehensif dengan bekerjasama multidisiplin teman sejawat terkait di RSUD Al Ihsan.

(Katalisnet – Humas RSUD Al Ihsan)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *